MANAGUA, iNews.id - Presiden NikaraguaDaniel Ortega mengumumkan tak akan ada lagi pemilu di negaranya. Dengan begitu, kubu oposisi tidak akan bisa berkuasa.
"Mereka (oposisi) bisa melupakannya! Tidak akan ada lagi pemilu di negara ini yang memungkinkan mereka berusaha merebut pemerintahan, merebut kekuasaan dengan cara itu," kata Ortega, dalam pidato memperingati 47 tahun Revolusi Sandinista, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (22/7/2026).
Baca Juga
Nikaragua Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel, Samakan dengan Nazi
Ortega melanjutkan, pemerintahnya akan bekerja sama dengan parlemen dan badan-badan terkait untuk menyusun undang-undang (UU) untuk membatasi peran kekuatan-kekuatan politik.
UU baru tersebut, lanjut dia, bertujuan menghentikan para perencana kudeta dan pengkhianat untuk menggulingkan pemerintahan sah.
Baca Juga
Nikaragua Cabut Status Kewarganegaraan 94 Orang karena Berkhianat, Ada Jurnalis dan Aktivis
Ortega menyinggung kelompok-kelompok yang berusaha menggulingkan atau mengganti pemerintah didukung oleh Amerika Serikat. Namun Ortega tidak memberikan penjelasan rinci, apakah dia benar-benar akan menghapus pemilu atau membatasi keikutsertaan partai-partai politik tertentu.
Nikaragua sedianya menggelar pemilu berikutnya pada November 2027.
Baca Juga
Nikaragua Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Amsterdam gara-gara Mental Penjajah Belanda
Editor: Anton Suhartono
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































