NEW DELHI, iNews.id - Indonesia mengirim 14 wakil ke BWF World Championships 2026 dengan target besar memutus puasa gelar juara dunia yang sudah berlangsung selama tujuh tahun.
BWF World Championships 2026 menjadi kesempatan penting bagi Indonesia untuk kembali mengangkat trofi setelah terakhir kali memiliki juara pada 2019. Saat itu, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi wakil Merah Putih yang berhasil merebut gelar dunia dari nomor ganda putra.
Baca Juga
Dugaan Match Fixing Bikin Geger, BWF Ingatkan Atlet Indonesia soal Bahaya Pelanggaran Integritas
Setelah keberhasilan tersebut, prestasi Indonesia di BWF World Championships 2026 belum kembali mencapai podium tertinggi. Pemain Pelatnas Cipayung absen pada edisi 2021, lalu wakil Indonesia gagal menjadi juara pada BWF World Championships 2026 2022, 2023, dan 2025.
Rentang tujuh tahun tanpa gelar membuat BWF World Championships 2026 memiliki arti tersendiri bagi bulu tangkis Indonesia. Terlebih, turnamen ini menjadi kesempatan untuk mengakhiri penantian panjang sejak era kejayaan Ahsan/Hendra pada 2019.
Baca Juga
Raymond/Joaquin Tak Terpengaruh Kasus Match Fixing, Fokus Tempur di BWF World Championships 2026
Secara kekuatan di atas kertas, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi salah satu tumpuan utama Indonesia. Mereka datang dengan modal sangat kuat setelah berhasil menjuarai dua turnamen terakhir sebelum BWF World Championships 2026, yakni Jepang dan China.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































