JAKARTA, iNews.id - Akademisi Rocky Gerung menepis anggapan dirinya membela Presiden Prabowo Subianto. Rocky menegaskan, dirinya justru membela pengertian konstitusi yang dinilainya belum dipahami secara sempurna oleh Kabinet Merah Putih.
"Dianggap saya membela Prabowo. Lo, gue membela pengertian konstitusi yang belum sempurna dimengerti oleh kabinet tuh. Tapi ada presidennya? Iya, presidennya pasti belum sempurna juga," ujar Rocky dalam program Rakyat Bersuara bertajuk "Isu Panas Program Prioritas" yang disiarkan iNews, Selasa (22/9/2026).
Baca Juga
Rocky Gerung Dorong Perubahan Radikal di Pemerintahan Prabowo, Ini Alasannya
Rocky kemudian menjelaskan posisi pemikirannya. Dia menyebut dirinya berpihak pada ideologi sosialis, sementara menurutnya kabinet saat ini berideologi kapitalis, termasuk kabinet bayangan yang diinisiasi masyarakat sipil.
Baca Juga
Rocky Gerung: Saya Dikecam karena Tak Kritik Prabowo, 10 Tahun Lagi Kalian Akan Minta Maaf
"Kan enggak fair. Kalau mau debat, debat di situ, itu namanya debat paradigmatik. Cara berpikirnya begitu," tuturnya.
Rocky juga menyinggung pihak yang menyebut akan terjadi fasisme di Indonesia. Menurutnya, rezim fasis membuat masyarakat tidak bebas bertindak dan membutuhkan persetujuan pemerintah agar dapat diawasi.
Baca Juga
Henri Subiakto: Masyarakat Harus Bersyukur Ada Rocky Gerung, Tetap Kritis ke Jokowi
"Masa ada fasisme di Indonesia tuh? Itu yang saya maksud cara membuat kalimat itu sebagai olah intelektual itu supaya enggak jadi dungu. Sekarang semua orang bicara fasisme, fasisme," tutur Rocky.
Editor: Rizky Agustian
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































