Stres Bisa Ganggu Produksi ASI, Ini Penjelasan Konselor Laktasi

2 weeks ago 10

JAKARTA, iNews.id – Kondisi psikologis ibu ternyata memiliki pengaruh besar terhadap kelancaran proses menyusui. Saat ibu mengalami stres, cemas, atau merasa tidak nyaman, produksi maupun pengeluaran ASI dapat terganggu.

Konselor menyusui Desyntia Inten Dwi Lestari menjelaskan bahwa proses menyusui dipengaruhi oleh dua hormon utama, yaitu prolaktin yang berfungsi memproduksi ASI dan oksitosin yang membantu mengeluarkan ASI.

Abel Cantika Cerita Perjuangan Menyusui Anak Kedua, Alami Payudara Bengkak hingga Puting Lecet

Baca Juga

Abel Cantika Cerita Perjuangan Menyusui Anak Kedua, Alami Payudara Bengkak hingga Puting Lecet

Menurut dia, hormon oksitosin sangat dipengaruhi kondisi emosional ibu.

"Hormon oksitosin sangat dipengaruhi kondisi psikologis ibu. Saat ibu merasa rileks, nyaman, dan bahagia, produksi serta pengeluaran ASI cenderung lebih optimal," ujar Desyntia dalam acara di Jakarta Convention Center (JCC), belum lama ini.

Payudara Bengkak saat Menyusui Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Gejala Mastitis

Baca Juga

Payudara Bengkak saat Menyusui Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Gejala Mastitis

Sebaliknya, ketika ibu mengalami tekanan, kelelahan, atau stres, refleks pengeluaran ASI dapat terhambat. Akibatnya, ASI yang sebenarnya diproduksi tubuh tidak keluar secara optimal.

Desyntia mengatakan, "Kondisi tersebut sering kali membuat ibu merasa produksi ASI berkurang, padahal penyebab utamanya adalah terganggunya proses pengeluaran ASI akibat faktor psikologis."

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |