BEKASI, iNews.id – Antrean truk pengangkut sampah menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, mengular hingga sekitar 3 kilometer. Panjangnya antrean membuat kendaraan meluber ke badan jalan dan memicu kemacetan di sepanjang Jalan Raya Narogong.
Kepadatan lalu lintas terjadi mulai dari kawasan Jalan Pangkalan Lima, Kelurahan Ciketing Udik, hingga Jalan Raya Narogong.
Baca Juga
Pramono Evaluasi Program Pilah Sampah Tiap 2 Pekan: Bantargebang Sudah Tak Mampu lagi
Tidak hanya armada pengangkut sampah, kemacetan juga menghambat perjalanan kendaraan pribadi, angkutan umum, serta truk logistik yang melintas di jalur tersebut.
Baca Juga
153 Pasar di Jakarta Diwajibkan Pilah Sampah sebelum Dikirim ke Bantargebang
Antrean panjang dipicu oleh kendala operasional saat proses masuk dan pembuangan sampah di area TPST Bantargebang. Akibatnya, setiap truk membutuhkan waktu lebih lama untuk membongkar muatan sehingga antrean kendaraan terus bertambah.
Saat ini, TPST Bantargebang juga tengah menghadapi penurunan kapasitas layanan serta penyesuaian sistem operasional. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai membatasi jumlah ritase truk sampah dan secara bertahap menerapkan sistem penimbunan sampah yang lebih terkendali guna meningkatkan aspek keselamatan dan memperbaiki tata kelola pengelolaan sampah.
Editor: Suriya Mohamad Said
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































