WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menyerang Iran dengan lebih keras jika kelompok proksinya di Yaman, Houthi, terus menyerang kapal-kapal di Laut Merah.
Trump menyalahkan Iran di balik serangan kelompok Houthi terhadap kapal-kapal tanker di Laut Merah karena diyakini atas perintah Iran.
Baca Juga
Houthi Serang 2 Kapal Tanker Arab Saudi, 1 Terbakar
AS sempat menyerang Houthi di Yaman saat kelompok tersebut menyerang kapal-kapal dagang Israel atau yang terkait dengan negara Yahudi itu di Laut Merah 2023 hingga 2024. Serangan itu sebagai bentuk solidaritas atas serangan Israel ke Jalur Gaza.
Namun AS dan Houthi menyepakati gencatan senjata pada 2025.
Baca Juga
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
"Setahun lalu, Amerika Serikat menyerang Houthi dengan sangat keras karena mereka ikut campur dalam perdagangan dan perniagaan, dengan menembaki kapal-kapal. Sejak saat itu, dan selama konflik kita dengan Iran, mereka telah bertindak sangat bertanggung jawab. Sayangnya, sekarang mereka mulai lagi," tulis Trump, di akun Truth Social, Kamis (23/7/2026).
Trump merujuk pada serangan terhadap dua kapal tanker Saudi, Elicia dan Layla, pada Rabu malam.
Baca Juga
Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?
"Jika mereka melakukan ini lagi, AS akan meminta pertanggungjawaban Iran dan hukuman militer besar akan dijatuhkan kepada Iran dan, tentu saja, kepada Houthi," katanya.
Editor: Anton Suhartono
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































