JAKARTA, iNews.id – Video winger atau pemain sayap Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan gagal mencetak gol ke gawang Bahrain pada paruh babak kedua mirip Cristiano Ronaldo kala jumpa Barcelona viral di media sosial. Uniknya, menit pertandingan dan nomor punggung kedua pemain itu pun sama persis.
Timnas Indonesia berhasil mengepak poin sempurna setelah berhasil mengatasi perlawanan Bahrain dengan skor 1-0 pada matchday kedelapan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Baca Juga
Momen Ole Romeny Cetak Gol, Dapat Umpan dari Marselino
Laga tersebut dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam.
Kemenangan ini menjaga asa Tim Garuda bersaing memburu tiket Piala Dunia 2026. Tambahan tiga poin membuat Indonesia tetap berada di posisi keempat dalam klasemen sementara Grup C dengan sembilan poin.

Baca Juga
Janji Marselino jelang Timnas Indonesia vs Bahrain: Kami akan Mati-matian!
Pada laga tersebut, ada kejadian unik dan menarik ketika Marselino gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol pada menit ke-66. Berawal dari skema serangan balik cepat, Marselino yang akrab disapa Marceng menerima umpan matang dari Ragnar Oratmangoen.
Sayangnya, Marceng gagal mengonversi umpan tersebut menjadi gol setelah sepakannya melambung jauh ke atas mistar gawang Bahrain meski tanpa pengawalan.
Momen tersebut diidentikkan netizen dengan proses megabintang sekaligus kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo kala masih berseragam Real Madrid. Saat itu, CR7 gagal menceploskan bola ke gawang Victor Valdes meski sudah berdiri bebas usai menerima umpan matang.
Proses kegagalan kedua pemain mencetak gol itu kebetulan sama mulai dari umpan, menit yang sama-sama menunjukkan 66 dan nomor punggung 7.
“Persis Cokk,” tulis pemilik akun X @zuhdifx.
“Bukan ngehujat ini gaeeess, cuma mau ngetawain tengil buat marcenggg soalnya dia tengil wkwk,” tulis @overLover.
Terlepas dari momen tersebut, Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan penting sekaligus menjaga asa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Editor: Kastolani Marzuki