GROBOGAN, iNews.id - Ratusan kemasan minyak goreng bantuan sosial (bansos) pemerintah di Desa Kemadohbatur, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dikembalikan warga ke kantor desa. Minyak goreng tersebut diduga mengeluarkan bau menyengat seperti solar dan minyak tanah.
Peristiwa ini menjadi viral di media sosial setelah sejumlah video memperlihatkan warga mengumpulkan minyak goreng yang diduga bermasalah ke rumah Ketua RT. Selanjutnya minyak goreng tersebut dibawa ke Balai Desa Kemadohbatur.
Baca Juga
Prabowo Instruksikan Harga Minyakita Tetap Rp15.700, Prioritaskan Daya Beli Masyarakat
Sejumlah warga mengaku kecewa karena bantuan minyak goreng yang diterima diduga tidak layak digunakan untuk konsumsi. Bahkan, sebagian warga mengeluhkan gangguan kesehatan setelah mengolah makanan menggunakan minyak tersebut.
Keluhan yang dirasakan di antaranya tenggorokan terasa kering dan sakit, serta muncul sensasi tidak nyaman pada bagian bibir setelah mengonsumsi makanan hasil gorengan.
Baca Juga
Harga MinyaKita Tetap, Mendag Batalkan Wacana Kenaikan HET
Merasa khawatir, warga kemudian berbondong-bondong mendatangi kantor desa untuk mengembalikan minyak goreng yang belum digunakan. Ratusan kemasan yang sebelumnya dikumpulkan di rumah Ketua RT Kemadohbatur, Efendi, kini disimpan sementara di kantor desa sebagai barang inventaris.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































