MEDAN, iNews.id – Video warga mengadang perjalanan Kereta Api (KA) Datuk Blambangan relasi Lalang-Tebing Tinggi, di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara viral di media sosial, Jumat (28/2/2025). Peristiwa itu terjadi tepatnya di petak Jalan Lalang-Tanjung Gading, Desa Lalang, Kecamatan Medan Deras.
Tampak dalam video amatir, warga mengadang perjalanan kereta dengan cara membakar ban bekas dan kayu di tengah-tengah rel kereta.

Baca Juga
Viral Lansia di Konawe Selatan Adang Truk Perusahaan Tambang demi Pertahankan Tanah
Di video yang beredar disebutkan bahwa aksi pengadangan itu dilakukan karena warga meminta agar PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai operator kereta api untuk membangun pintu pelintasan di sekitar lingkungan mereka.
Manager Humas PT KAI Divre I Sumatra Utara, Anwar Solikhin, menyayangkan kejadian penghadangan tersebut.

Baca Juga
Ricuh, Massa Adang Mobil Inafis yang Bawa Gubernur Bengkulu Rohidin ke Jakarta
Dia mengatakan, akibat pengadangan itu, sebanyak 3 perjalanan KA Datuk Belambangan dengan nomor KA, U61, U63 dan U64 dibatalkan serta KA Barang relasi Kuala Tanjung-Perlanaan terlambat 375 menit.
PT KAI Divre I Sumut menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang KA Datuk Belambangan yang terdampak dari pembatalan KA tersebut.
Editor: Kastolani Marzuki