JAKARTA, iNews.id - Orang tua kerap fokus pada asupan nutrisi dan tumbuh kembang fisik anak, tetapi sering melewatkan satu petunjuk kesehatan yang muncul setiap hari, yaitu warna urine. Padahal, perubahan warna urine dapat menjadi sinyal awal kondisi tubuh anak, mulai dari kekurangan cairan hingga kemungkinan gangguan fungsi ginjal.
Dokter spesialis anak, dr. Reza Fahlevi, mengingatkan orang tua untuk lebih peka memperhatikan warna urine si kecil setiap harinya. Menurut dia, cairan sisa metabolisme tersebut menyimpan banyak informasi mengenai status hidrasi dan potensi masalah medis yang lebih serius.
Baca Juga
Ibu dan Anak Perempuan di Kediri Dibacok Tetangga, Dipicu Pembangunan Saluran Air
“Coba lihat warna urine si kecil hari ini. Kalau warnanya kuning atau jernih, kemungkinan besar normal. Kalau warnanya itu kuning pekat, bisa jadi si kecil kekurangan cairan,” katanya dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, dikutip Minggu (26/7/2026).
Warna kuning jernih umumnya menandakan tubuh anak terhidrasi dengan baik. Namun, orang tua perlu waspada jika mendapati perubahan warna yang signifikan dan tidak biasa pada popok atau toilet anak.
Baca Juga
Destry Damayanti Jadi Plt Gubernur BI usai Perry Warjiyo Mundur
Menurut dr. Reza, urine yang tampak keruh, kemerahan, atau berwarna gelap menyerupai teh perlu mendapat perhatian khusus. Kondisi tersebut memang belum tentu menandakan penyakit ginjal, tetapi dapat menjadi indikator awal adanya gangguan pada organ tersebut.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































