1.270 Jemaah Calon Haji Ikuti Manasik Terintegrasi

18 hours ago 7

1.270 Jemaah Calon Haji Ikuti Manasik Terintegrasi

Manasik Haji Terintegrasi tingkat kabupaten dan kecamatan tahun 1447 Hijriah/2026 yang digelar di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Cilacap, Senin (9/2/2026). Dok. Diskominfo Cilacap - ()

Cilacap, infojateng.id – Sebanyak 1.270 Jemaah calon haji dari seluruh wilayah Kabupaten Cilacap mengikuti Manasik Haji Terintegrasi tingkat kabupaten dan kecamatan tahun 1447 Hijriah/2026.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap Sadmoko Danardono di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) setempat, Senin (9/2/2026).

Pembukaan manasik turut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Cilacap Taryo, Camat Cilacap Utara Trias Handayani, Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Nahdlatul Ulama Cilacap Jamun Effendi, serta unsur Forkopimcam Cilacap Utara.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cilacap, Banu Thalib, menyampaikan jumlah Jemaah calon haji tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 1.225 orang.

“Total Jemaah yang mengikuti bimbingan manasik mencapai sekitar 1.296 orang, termasuk Jemaah asal Cilacap yang mutasi keluar daerah namun tetap berhak mengikuti manasik di Kabupaten Cilacap,” kata Banu.

Ia menjelaskan, bimbingan manasik dilaksanakan secara terintegrasi, dimulai di tingkat kabupaten dan dilanjutkan selama empat hari ke depan di tingkat kecamatan yang tersebar di 14 titik.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Haji dan Umrah juga meluncurkan Program Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan melalui Istiqomah Center.

Program tersebut bertujuan memberikan layanan prioritas serta pendampingan kesehatan Jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.

Sementara itu, Sekda Sadmoko yang mewakili Bupati Cilacap mengapresiasi terselenggaranya manasik haji terintegrasi tersebut.

Menurutnya, manasik menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan Jemaah, baik secara pemahaman ibadah, mental, maupun spiritual.

“Manasik haji bukan hanya pembelajaran teknis, tetapi juga pembinaan akhlak, penguatan niat, serta penanaman nilai kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan,” ujar Sadmoko.

Ia berpesan agar seluruh calon Jemaah mengikuti manasik dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, disiplin, serta mematuhi arahan pembimbing dan petugas haji demi kelancaran dan kekhusyukan ibadah. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |