3 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita 3 Senpi

1 month ago 39
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

YAHUKIMO, iNews.id – Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 terlibat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 05.45 WIT.

Akibat perlawanan bersenjata dari kelompok tersebut, tiga anggota KKB tewas di lokasi kejadian, sementara sejumlah senjata api organik berhasil disita.

Satgsa TNI Sita 47 Senjata Api dari OPM, 59 Anggota KKB Kembali ke NKRI

Baca Juga

Satgsa TNI Sita 47 Senjata Api dari OPM, 59 Anggota KKB Kembali ke NKRI

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, kontak tembak terjadi saat tim gabungan Satgas Damai Cartenz menggelar operasi penegakan hukum. Tiga orang yang diduga anggota KKB tewas dalam operasi tersebut. Berdasarkan hasil identifikasi, ketiganya berinisial RR, KP, dan OB yang disebut merupakan bagian dari KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue.

"Operasi ini merupakan tindak lanjut dari hasil penyelidikan dan informasi intelijen mengenai keberadaan kelompok bersenjata di kawasan Logpon, Distrik Dekai," ujar Yusuf Sutejo, Jumat (17/7/2026).

Ibu Hamil Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya Papua Tengah

Baca Juga

Ibu Hamil Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya Papua Tengah

Menurut dia, operasi dilakukan setelah tim gabungan memperoleh informasi yang telah diverifikasi mengenai aktivitas kelompok yang diduga menggunakan sebuah rumah di kawasan Logpon sebagai tempat persinggahan.

Polisi menyatakan kelompok tersebut diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan bersenjata yang terjadi di Papua sejak 2022, di antaranya penembakan aparat, pembakaran kendaraan dinas, penganiayaan, hingga pembunuhan terhadap warga. Dugaan keterlibatan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan dan penyidikan.

Dalam operasi itu, petugas turut menyita tiga pucuk senjata api, 43 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, satu peredam senjata, satu unit handy talky (HT), tujuh telepon genggam, dua kapak, dua senjata tajam jenis pisau panjang, serta sejumlah barang bukti lainnya.

"Barang bukti yang diamankan akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata ini secara menyeluruh," kata Yusuf.

Selain barang bukti, polisi juga mengamankan empat orang berinisial OH, SM, MM, dan LM untuk dimintai keterangan. Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan mereka dengan kelompok bersenjata yang menjadi target operasi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |