KATHMANDU, iNews.id - Banjir bandang dahsyat menerjang sejumlah wilayah Nepal pada Rabu (26/8/2026). Sedikitnya 22 orang tewas dan ratusan wisatawan, pekerja, serta warga dilaporkan hilang.
Pejabat Nepal menyebut sebanyak 384 wisatawan belum ditemukan. Dari jumlah tersebut, 291 orang diketahui berasal dari sejumlah negara termasuk India, Amerika Serikat, Inggris, dan Malaysia.
Baca Juga
Nepal Bakal Dipimpin Perdana Menteri Mantan Rapper, Usia Masih 35 Tahun
Sebagian besar wisatawan yang hilang diduga merupakan warga India. Mereka disebut sedang melakukan perjalanan ziarah menuju Gunung Kailash di Tibet, China, yang merupakan salah satu situs suci bagi umat Hindu.
Banjir bandang terjadi setelah Sungai Bhotekoshi meluap sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Luapan air menerjang permukiman warga, menghancurkan sejumlah desa, jalan raya, hingga proyek pembangkit listrik tenaga air.
Baca Juga
Bus Penuh Penumpang Terjun ke Sungai di Nepal, 19 Orang Tewas termasuk Warga Asing
"Kami telah meminta bantuan India dan Tiongkok dalam upaya penyelamatan," ujar juru bicara pemerintah Nepal, Sasmit Pokharel dilansir dari AP.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































