JENEWA, iNews.id - Sebanyak 500 orang lebih pengungsi Rohingya dikhawatirkan tewas dalam kecelakaan kapal di Myanmar. Dua kapal besar dilaporkan karam di lepas pantai Myanmar pada akhir Juni lalu.
Dalam pernyataan bersama, dua badan PBB, organisasi untuk urusan migrasi IOM dan badan pengungsi UNHCR, menyampaikan kekhawatiran dua kapal yang membawa lebih dari 500 orang terbalik di lepas pantai Myanmar. Kedua peristiwa itu terjadi di waktu berbeda.
Baca Juga
296 Pengungsi Rohingya Masih Bertahan di Aceh, Tersebar di 3 Lokasi
Informasi awal mengungkap, kedua kapal berangkat dari Negara Bagian Rakhine pada akhir Juni. Sebagian besar penumpangnya merupakan etnis minoritas Rohingya.
Mereka dilaporkan sedang dalam perjalanan dari kamp-kamp besar di Cox's Bazar, Bangladesh, tempat lebih dari 1 juta pengungsi Rohingya, tinggal.
Baca Juga
Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang
Pernyataan itu mengungkao, satu kapal, diyakini membawa sekitar 250 orang, kehilangan kontak tak lama setelah keberangkatan.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































