ICHINOMIYA, iNews.id – Tim bulutangkis Indonesia menjalani tes lapangan selama 60 menit di Ichinomiya City Municipal Gymnasium sebagai persiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Muhammad Shohibul Fikri dan rekan-rekannya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memetakan kondisi arena, mulai dari arah angin hingga pencahayaan lapangan.
Dua hari sebelum pertandingan pertama dimulai, skuad bulutangkis Indonesia langsung melakukan adaptasi dengan tempat pertandingan. Setelah menjalani pemusatan latihan sebelumnya, para pemain fokus mengenali karakter arena agar siap menghadapi persaingan di Asian Games 2026.
Baca Juga
Timnas Indonesia U-23 Cuma Jadi Penonton di Asian Games 2026, Kenapa?
Dalam sesi latihan perdana tersebut, para pemain tidak menemukan kendala besar. Namun, kondisi angin yang berasal dari pendingin ruangan sempat menjadi perhatian karena dapat memengaruhi laju shuttlecock saat pertandingan berlangsung.
"Kendala di latihan tadi sebenarnya tidak ada. Hanya saat pertama datang lapangan terasa ada angin dari pendingin ruangan, tetapi di tengah-tengah latihan pendingin ruangannya dimatikan. Jadi belum tahu nanti pertandingan apakah menggunakan pendingin ruangan atau tidak," ujar Muhammad Shohibul Fikri, dalam keterangan PBSI.
Baca Juga
3 Debutan Tunggal Putra Indonesia Dapat Suntikan Ilmu dari Kento Momota, Siap Diterapkan di Asian Games 2026
Pemain ganda putra Indonesia itu menyebut sesi tes lapangan berikutnya akan dimanfaatkan untuk menyempurnakan persiapan teknis. Selain arah angin, pencahayaan arena juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































