JENEWA, iNews.id - Tim pencari fakta PBB menemukan alasan yang cukup untuk meyakini pasukan Amerika Serikat (AS) melakukan kejahatan perang dalam dua serangan militer di Iran pada 28 Februari 2026.
Salah satu serangan menghantam sebuah sekolah dasar (SD) di Kota Minab dan menewaskan lebih dari 150 orang, termasuk sekitar 120 anak-anak.
Baca Juga
Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran
Misi Pencari Fakta Internasional Independen tentang Iran menyebut serangan tersebut dapat dikategorikan sebagai serangan tanpa pandang bulu yang menyebabkan kematian dan luka terhadap warga sipil serta kerusakan objek sipil. Temuan itu menjadi dasar bagi pertanyaan mengenai pertanggungjawaban atas serangan yang menimbulkan korban dalam jumlah besar tersebut.
Hasil penyelidikan tersebut akan disampaikan kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa, Swiss.
Baca Juga
Terungkap! AS Hantam 13.000 Target Iran dalam 38 Hari, Balasan Rudal Tak Berhenti
Misi tersebut menyelidiki tindakan AS selama perang Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026, sekaligus memeriksa respons pemerintah Iran terhadap demonstrasi besar-besaran yang dimulai pada akhir Desember 2025.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































