JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto membuka peluang reshuffle kabinet menjelang dua tahun pemerintahan. Dia menilai momentum tersebut logis karena para menteri sudah memiliki waktu untuk menunjukkan kemampuan dalam menjalankan tugas.
“Saya kira itu sesuatu yang logis ya, ya kan, dua tahun, jadi masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya,” ujar Prabowo saat ditanya soal momentum reshuffle kabinet dalam program Presiden Prabowo Menjawab, dikutip Jumat (18/9/2026).
Baca Juga
Prabowo Bicara soal Wacana Hukuman Mati Koruptor: Kalau Dilaksanakan Nggak Bisa Diralat
Prabowo mengatakan evaluasi terhadap kinerja jajaran kabinet dilakukan secara terus-menerus. Hingga saat ini, dia menilai timnya masih bekerja dengan baik.
“Jadi gini, kalau saya evaluasinya terus-menerus dan sampai sekarang secara objektif ya saya harus mengatakan bahwa tim saya bekerja oke,” ucap dia.
Baca Juga
Prabowo Susun 6 Langkah Menuju Swasembada Energi, Ada B50-E50 hingga PLTN
Eks Menteri Pertahanan ini menegaskan keputusan reshuffle, jika dilakukan, akan mengacu pada hasil evaluasi. Pergantian menteri dapat dilakukan untuk kebutuhan promosi maupun penempatan pejabat sesuai kompetensinya.
Dia juga menyebut menteri yang tidak cocok dengan posisi yang ditempati dapat diganti. Hal serupa berlaku bagi menteri yang memiliki persoalan dalam menjalankan tugas.
Baca Juga
Prabowo Minta DEN Genjot E20 hingga E50, 45.000 Sumur Minyak Ikut Dioptimalkan
“Jadi, kalaupun nanti ada reshuffle saya kira antara lain mungkin untuk promosi orang, ya, tentunya kita. Organisasi ini kita selalu cari the right man in the right place, ya, kompetensi, dan kalau ada yang mungkin dia nggak cocok di tempat itu ya kita harus, tadi, mampu untuk mengganti orang yang benar, atau dia sendiri yang ada masalah ya kita nggak bisa hindari kan,” kata Prabowo.
Editor: Puti Aini Yasmin
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































