JAKARTA, iNews.id - Dua pasien bisa sama-sama didiagnosis mengidap jenis kanker yang sama, bahkan berada pada stadium yang serupa. Namun, bukan berarti keduanya akan mendapatkan pengobatan yang sama. Kok bisa?
Dalam penanganan kanker modern, dokter tidak hanya melihat nama dan stadium penyakit. Karakteristik biologis tumor, biomarker, profil genetik, lokasi serta penyebaran kanker, kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan, hingga respons terhadap pengobatan sebelumnya dapat memengaruhi pilihan terapi.
Baca Juga
Bahaya Minum Kopi dan Teh Terlalu Panas, Dokter Ingatkan Risiko Kanker Kerongkongan
Artinya, diagnosis kanker merupakan awal dari proses untuk menentukan pengobatan, bukan akhir dari pengambilan keputusan.
Konsultan Senior Onkologi Medis OncoCare Cancer Centre Singapore dr Kevin Tay menjelaskan, kondisi setiap pasien kanker perlu dilihat secara menyeluruh sebelum strategi pengobatan ditentukan.
Baca Juga
Profil Kanaya Whu, Vokalis Emka 9 yang Meninggal Dunia akibat Kanker
Konsultan Senior Onkologi Medis OncoCare Cancer Centre Singapore dr Kevin Tay. (Foto: Muhammad Sukardi)"Dua pasien bisa saja datang dengan diagnosis yang sama. Setelah kami mencermati kankernya secara biologis dan gambaran klinis masing-masing individu, strategi pengobatan mereka bisa sangat berbeda," kata dr Kevin Tay saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2026).
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































