SIAK, iNews.id – Autopsi terhadap jenazah dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi, Alex Kristo Lotis, telah selesai dilakukan di RS Bhayangkara Pekanbaru. Namun, penyebab kematian dokter residen Universitas Riau yang ditemukan di semak-semak samping RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak, itu belum dapat dipastikan.
Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos Parmulais mengatakan, dokter forensik masih harus memeriksa sejumlah sampel di laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Baca Juga
Dokter PPDS Tewas di Semak-Semak Samping RSUD Siak, 5 Saksi Diperiksa
"Autopsi sudah selesai semalam pukul 22.00 WIB, namun dokter forensik belum bisa memastikan penyebab kematian karena masih membutuhkan pemeriksaan lanjutan terhadap beberapa sampel di laboratorium forensik," ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Menurut AKP Raja, hasil pemeriksaan laboratorium forensik diperkirakan baru diterima penyidik dalam waktu sekitar dua pekan.
Baca Juga
Kemenkes Angkat Bicara soal Kematian Dokter PPDS di Siak
"Hasil pemeriksaan akan keluar kurang lebih 2 minggu," katanya.
Dengan demikian, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian dokter PPDS untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana. Hasil lengkap autopsi dan pemeriksaan laboratorium akan menjadi salah satu dasar penyidik menentukan langkah berikutnya.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































