JAKARTA, iNews.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) atau Gas Abadi Masela akan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Maluku.
Bahlil mengatakan, salah satunya melalui komitmen memprioritaskan 30 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk mendukung operasional fasilitas pengolahan.
Baca Juga
Bahlil Pastikan 60% Gas Blok Masela untuk RI, Ekspor Maksimal Hanya 40%
"Proyek Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang signifikan, antara lain penerimaan nasional maupun daerah serta penciptaan lapangan pekerjaan yang 30 persennya akan diprioritaskan berasal dari masyarakat lokal Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar," ujar Bahlil usai prosesi groundbreaking Gas Abadi Blok Masela di Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).
Dia menambahkan, proyek LNG Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang besar, baik bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Selain meningkatkan penerimaan negara, proyek tersebut juga akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga
Prabowo soal Proyek Gas Abadi Masela: Investor Harus Untung, Malu kalau Mitra Rugi
"Proyek Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang signifikan, antara lain penerimaan nasional maupun daerah serta penciptaan lapangan pekerjaan yang 30 persennya akan diprioritaskan berasal dari masyarakat lokal Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar," tuturnya.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































