Blora Kembali Raih Opini WTP, Bupati Arief: Harus Jadi Pemacu Kinerja

2 hours ago 2

Blora, infojateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan tersebut diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia melalui Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang diserahkan Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, kepada Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, bersama Wakil Ketua DPRD, Lanova Candra, di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Tengah, Semarang, Kamis (11/6/2026).

Acara penyerahan LHP tersebut turut dihadiri para kepala daerah dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang pada kesempatan yang sama menerima opini WTP atas laporan keuangan pemerintah daerah masing-masing.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 12 tahun berturut-turut.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh pihak dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik.

“Alhamdulillah, ini adalah opini WTP ke-12 untuk Kabupaten Blora. Kami berterima kasih kepada seluruh jajaran OPD, Pak Sekda, dan DPRD atas kerja kerasnya. Ini kami persembahkan untuk masyarakat Blora,” ujar wabup.

Ia menambahkan, raihan opini WTP menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Blora untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman, menegaskan bahwa capaian tersebut harus menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja yang berlandaskan regulasi, transparansi, serta efisiensi penggunaan anggaran.

“Kami bertekad menjaga kualitas laporan keuangan dan pelaksanaan program agar akuntabel, terukur, dan berdampak langsung pada masyarakat,” tegas Arief.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Blora, Lanova Candra, menyebut keberhasilan mempertahankan opini WTP merupakan hasil sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif.

“Predikat WTP ini bukan sekadar prestasi administratif, tetapi juga refleksi dari kekompakan dan sinergi semua pihak. Semoga ini menjadi energi baru untuk mewujudkan Blora yang maju dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, Inspektur Daerah Kabupaten Blora, Irfan Agustian Iswandaru, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur terkait lainnya.

Sebagai informasi, opini WTP merupakan predikat tertinggi yang diberikan BPK kepada pemerintah daerah yang dinilai mampu menyajikan laporan keuangan secara wajar sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan, didukung sistem pengendalian internal yang memadai, serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Keberhasilan meraih opini WTP ke-12 secara beruntun sejak tahun 2015 semakin menegaskan komitmen Kabupaten Blora dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |