BMKG Peringatkan El Nino Berpotensi Sangat Kuat, Kemarau Diprediksi Lebih Panjang

11 hours ago 1

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena El Nino berpotensi meningkat hingga kategori sangat kuat. Kondisi ini diperkirakan memicu musim kemarau yang lebih kering dan lebih panjang, dengan puncak dampak dirasakan pada Agustus hingga September.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan terbaru, El Nino saat ini telah berada pada kategori kuat dengan kecenderungan terus menguat.

Prabowo Minta Seluruh Sektor Siaga Dampak El Nino, Fokus Air Bersih hingga Karhutla

Baca Juga

Prabowo Minta Seluruh Sektor Siaga Dampak El Nino, Fokus Air Bersih hingga Karhutla

“Jadi berdasarkan hasil pemantauan BMKG, kondisi El Nino saat ini telah berada pada kategori kuat. Ditunjukkan oleh anomali suhu permukaan laut di 3.4 dan kita tidak hanya menggunakan data di dasarian bulan Juli saja, tapi kita menggunakan periode Mei-Juni-Juli untuk menunjukkan bahwa El Ninonya dengan indeks ENSO plus 1,59 berada pada posisi kuat yang berpotensi menjadi sangat kuat,” ujar Faisal dalam Dialog Nasional Memperkuat Respons Lintas Sektor dalam Menghadapi Dampak El Nino Kuat, Selasa (4/8/2026).

Dia menambahkan, BMKG sebenarnya telah mengeluarkan peringatan dini sejak Maret mengenai potensi musim kemarau yang bertepatan dengan El Nino. Saat itu diproyeksikan Indonesia akan mengalami curah hujan yang lebih sedikit serta musim kemarau yang lebih panjang.

Purbaya Siapkan Stimulus untuk Masyarakat Terdampak El Nino dan Korban PHK

Baca Juga

Purbaya Siapkan Stimulus untuk Masyarakat Terdampak El Nino dan Korban PHK

“Kemudian di bulan Maret kita sudah mengingatkan bahwa El Nino akan datang dan nanti akan kedatangan hujan lebih sedikit di Indonesia, lebih kering, dan periodenya lebih panjang kemaraunya. Itu informasi yang awal kita sampaikan di bulan Maret," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |