JAKARTA, iNews.id - Botol plastik yang selama ini identik dengan sampah ternyata bisa mendapatkan kehidupan kedua. Di tangan industri kreatif, limbah tersebut diolah menjadi serat tekstil yang kemudian dimanfaatkan sebagai bahan kain untuk produk fashion.
Proses pengolahan limbah botol plastik menjadi serat kain diperlihatkan rumah mode Indonesia PURANA melalui demonstrasi 'Waste-to-Weave' dalam gerakan 'Renjana Perca' di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga
BRI JF3 Fashion Festival 2026 Perkuat Peran sebagai Platform Fashion Indonesia
Demonstrasi memperlihatkan bagaimana material yang semula berpotensi menjadi sampah dapat diproses kembali hingga menjadi serat yang siap digunakan sebagai bahan tekstil. Langkah ini sekaligus memperkenalkan penerapan konsep ekonomi sirkular di industri fashion.
Melalui konsep tersebut, limbah tidak dipandang sebagai material sekali pakai. Setelah digunakan, material diupayakan untuk kembali masuk ke dalam siklus produksi sehingga memiliki nilai dan fungsi baru.
Baca Juga
Seru! Wulan Guritno Lawan Lulu Tobing Bertanding di Fashion Padel Nusantara
Inisiatif ini menjadi bagian dari perjalanan 17 tahun PURANA yang bertepatan dengan momentum Bulan Kemerdekaan. Mengusung semangat 'Kemerdekaan Berkarya', PURANA menggandeng sejumlah seniman Indonesia untuk menghadirkan karya yang mengangkat kekayaan budaya, lingkungan, flora, fauna, hingga narasi Nusantara.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































