Murka! Erdogan: Gabung Uni Eropa Bukan Prioritas Turki 

5 hours ago 3

ANKARA, iNews.id - Presiden Recep Tayyip Erdogan menegaskan, bergabung dengan Uni Eropa bukan menjadi prioritas bagi Turki saat ini. Dia justru mengatakan Eropa akan rugi jika Turki berada di luar blok kawasan tersebut.

"Eropa tampaknya tidak ingin Turki bergabung dengan Uni Eropa. Ini bukan prioritas bagi Ankara, sementara Eropa yang dirugikan jika Turki tidak menjadi anggota Uni Eropa," kata Erdogan, kepada saluran televisi Al Jazeera, dikutip Minggu (16/8/2026).

 Pakta Pertahanan Makkah Bukan untuk Lawan Iran

Baca Juga

Turki: Pakta Pertahanan Makkah Bukan untuk Lawan Iran

Dewan Uni Eropa pada Sabtu (15/8/2026) menyetujui dokumen berjudul "Pemahaman Bersama-Ancaman dan Tantangan yang Kita Hadapi: Penilaian Lingkungan Strategis Uni Eropa" yang isinya membahas tentang Turki, kemungkinan pencaplokan Siprus, serta keamanan di kawasan. 

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Turki menolak dokumen tersebut dengan menyebutnya sebagai bias dan tidak adil. 

Diteken di Makkah! Turki, Saudi dan Pakistan Sepakati Kerja Sama Pertahanan Saling Melindungi

Baca Juga

Diteken di Makkah! Turki, Saudi dan Pakistan Sepakati Kerja Sama Pertahanan Saling Melindungi

Pemerintahan Erdogan merespons dokumen itu menunjukkan Uni Eropa tidak memiliki visi untuk masa depan bersama dengan Ankara.

Turki diberikan status negara kandidat masuk Uni Eropa pada 1999, kemudian negosiasi keanggotaan dimulai lagi pada 2005. 

 Perampok!

Baca Juga

Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!

Namun proses negosiasi praktis terhenti karena ketidaksepakatan mengenai supremasi hukum, situasi Siprus, hubungan di Mediterania Timur, serta isu politik lainnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |