Dekranasda Tanjungbalai Belajar Ecoprint di Magelang

8 hours ago 3

Klaten, infojateng.id – Ketertarikan mengembangkan kerajinan berbahan alam membawa jajaran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, berkunjung ke Kota Magelang, Jawa Tengah, Rabu (5/8/2026).

Tertarik dengan batik berbahan alam terutama ecoprint, jajaran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, berkunjung Kota Magelang, Rabu (5/8/2026).

Rombongan dipimpin Ketua Dekranasda Kota Tanjungbalai, Mashandayani Mahyaruddin, yang merupakan istri Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim dan diterima Ketua Dekranasda Kota Magelang, Nanik Yunianti Damar, beserta jajaran, di Pendopo Pengabdian Kota Magelang.

Didampingi Nanik, rombongan melihat langsung sentra produksi kerajinan Amung Godhong Ecoprint, di Kelurahan Jurangombo. Mereka fokus mendalami teknik pendeteksian pigmen alami, eksplorasi dedaunan lokal, serta manajemen tata kelola usaha kriya berbasis ramah lingkungan (eco-friendly).

Mereka juga membedah potensi besar industri tekstil ramah lingkungan yang kini menjadi tren pasar global, sekaligus melakukan transfer pengetahuan teknis pemrosesan dan pengolahan kain ecoprint bertaraf ekspor.

Ketua Dekranasda Kota Magelang, Nanik Yunianti, menyambut baik inisiatif studi komparasi itu. Pihaknya terbuka untuk berbagi inovasi dalam pengembangan seni kriya berkelanjutan, demi memajukan perekonomian berbasis kemasyarakatan.

“Kami berterima kasih kepada Dekranasda Tanjungbalai yang sudah berkunjung ke Kota Magelang. Kami tadi sharing praktik baik, saling belajar, bukan hanya soal Dekranasda tapi hal lain juga, seperti pelatihan peningkatan kapasitas anggota Dekranasda,” ucapnya, di IKM Center Kota Magelang.

Pada kesempatan itu, Nanik mempromosikan banyak hasil karya masyarakat Kota Magelang yang sudah mampu bersaing di kancah nasional, mulai dari kuliner, hingga batik Kota Magelang yang punya ciri khas.

Ketua Dekranasda Kota Tanjungbalai, Mashandayani Mahyaruddin mengungkapkan, pembedahan inovasi ecoprint Kota Magelang menjadi agenda utama, karena kawasan itu dinilai sukses mengintegrasikan kelestarian lingkungan, dengan nilai ekonomi yang bernilai jual tinggi.

Pihaknya akan membawa teknik dan strategi pengembangan tersebut, untuk diterapkan pada potensi flora lokal Sumatera Utara.

“Produknya cukup bagus, karena tujuan utama tadi memang ecoprint. Kami sedang proses belajar. Di sini warna ecoprintnya sudah bagus, tata letak daunnya juga sudah bagus. Dari segi ketahanan juga. Ini yang kami ingin cari, supaya baju ecoprint itu bertahan lama dan bagaimana cara perawatannya. Kami dapat ilmunya di sini, itu yang paling penting poinnya,” ujar Mashandayani. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |