JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi III DPR, Soedeson Tandra menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual dan pembunuhan terhadap bocah perempuan berusia enam tahun di Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut). Dia mendesak aparat penegak hukum, mulai dari kepolisian hingga kejaksaan untuk tidak memberikan toleransi sedikit pun kepada pelaku.
Dia meminta pelaku dijatuhi hukuman yang maksimal atau hukuman seumur hidup.
Baca Juga
Dramatis! IRT di Tapsel Ditangkap Bawa Ganja 3 Kg, Sang Anak Menangis Histeris
"Saya meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya, bila perlu dijatuhkan hukuman maksimal atau seumur hidup. Perbuatannya sangat biadab, keji, dan di luar batas kemanusiaan," ujar Tandra kepada wartawan, Sabtu (8/8/2026).
Menurutnya, tuntutan hukuman maksimal ini sangat beralasan, apalagi korban adalah anak di bawah umur yang sama sekali tidak berdaya untuk melawan. Apalagi, kata dia, pelaku masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban.
Baca Juga
Kasus Tambang Emas Ilegal di Tapsel, 2 Orang Ditetapkan Tersangka
"Apalagi ini korbannya anak di bawah umur. Anak-anak seharusnya mendapatkan perlindungan yang aman dari orang-orang dewasa di sekitarnya, bukan malah menjadi korban kekerasan seksual dan pembunuhan. Kasus ini harus menjadi peringatan keras bagi siapa saja, dan negara harus hadir memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya," tegas Tandra.
Lebih lanjut, Tandra mengapresiasi Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso yang telah berhasil mengungkap kasus tersebut. Menurutnya, hal itu menunjukan tingkat profesionalitas.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































