Pemprov Intervensi, Siapkan Rp 400 Juta untuk Penanganan Sementara
Pati, infojateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) turun tangan dalam rangka mengatasi persoalan banjir rob yang terjadi di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati dan sekitarnya.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi langsung memerintahkan Asisten II (Ekonomi dan Pembangunan) Urip Sihabudin untuk turun langsung mengecek kondisi banjir rob yang terjadi, Senin (22/6/2026).
Tak tanggung-tanggung, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi langsung terjun langsung mengecek kondisi Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu hari ini, Selasa (23/6/2026).
Menurut Sekretaris Desa Tunggulsari Dawam, banjir rob sudah menerjang hingga rumah warga desa setiap tahun sejak 2022 lalu. Namun, tahun ini menurutnya menjadi yang paling parah.
“Tahun ini yang paling parah. Ada 67 rumah yang terdampak banjir. Meski pasang surut. Nanti kalau malam agak surut, tapi paginya air naik lagi,” katanya kepada infojateng.id
Dawam menjelaskan, rob tahun ini sudah melanda warga Desa Tunggulsari sejak bulan Mei lalu. Hingga kini, pemerintah sudah memberikan bantuan sembako dan Rp 60 juta untuk penanganan sementara.
“Sudah ada bantuan Rp 60 juta dan sembako dari pemkab. Tapi itu sifatnya penanganan sementara, tidak mengatasi persoalan,” ungkapnya belum lama ini.
Tak hanya, itu video warga yang meminta bantuan dari Presiden Prabowo dan Seskab Teddy Indrawijaya sempat viral di media sosial. Setelah lebih dari dua bulan tidak ada kejelasan dan penanganan dari Pemkab Pati, akhirnya Pemprov Jateng turun tangan mengatasi persoalan tersebut.
Gubernur Ahmad Luthfi memerintahkan Asisten II Setda Pati untuk meninjau kondisi banjir rob tersebut, Senin (22/6/2026). Bahkan, hari ini Selasa (24/6/2026) Gubernur Ahmad Luthfi langsung mengunjungi warga terdampak banjir.
Dari pantauan gubernur, sebanyak empat titik tanggul sungai di desa tersebut mengalami kerusakan. Total panjangnya sekitar 450 meter. Kerusakan tanggul ini membuat air rob menggenangi puluhan rumah Desa Tunggulsari dan tambak ikan.
Luthfi mengaku sudah membahas penanganan banjir rob Desa Tunggulsari. Bahakan, pihaknya sudah menyiapkan Rp 400 juta untuk memperbaiki tanggul rusak.
”Yang paling utama penanganan yang paling dekat adalah menanggulangi tanggul rusak yang mengakibatkan air masuk rumah. Sehingga kita siapkan Rp 400 juta untuk membikin tanggul,” tutur Luthfi.
Menurutnya, langkah ini merupakan jangka pendek. Untuk langkah penanganan jangka panjang, Luthfi mengaku bakal melakukan rapat lebih lanjut.
”Jangka panjang banyak yang kita kerjakan. Nanti kita rapat kembali untuk melakukan langkah yang komprehensif. Sungai di sana segera kita perbaiki. Ini ada delapan anak sekolah terdampak,” tandas dia.(lut/redaksi)

19 hours ago
3

















































