Plt Bupati Pati Dorong Penguatan Budaya Daerah Dimulai dari Sekolah

23 hours ago 6

Pati, infojateng.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mendorong kesenian dan budaya daerah masuk ke lingkungan sekolah.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengenalkan sekaligus menjaga keberlangsungan warisan budaya Pati di kalangan generasi muda.

Dorongan itu disampaikan saat tampil dalam Pagelaran Seni Wayang Orang “Ampak-Ampak Ngalengko” dalam rangka Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (9/8/2026).

Chandra mengatakan, penguatan budaya perlu dimulai sejak anak-anak dengan memberikan ruang yang cukup untuk belajar dan mengenal seni.

Menurut dia, generasi muda tidak cukup hanya mengetahui budaya secara teori, tetapi juga perlu memahami dan mempraktikkan kesenian yang tumbuh di daerahnya.

“Anak-anak kita harus terus belajar seni, belajar budaya, khususnya budaya Kabupaten Pati,” kata Chandra.

Ia mengapresiasi Komisi D DPRD Kabupaten Pati yang terus mendorong penyelenggaraan berbagai kegiatan kesenian di daerah. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar seni dan tradisi lokal tetap berkembang.

“Terima kasih kepada Komisi D yang terus mengupayakan agar kesenian hadir di Kabupaten Pati,” ujarnya.

Pagelaran Wayang Orang “Ampak-Ampak Ngalengko” menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menikmati seni pertunjukan sekaligus mengenal kembali cerita dan nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Pertunjukan tersebut mengangkat kisah perjalanan tokoh yang menghadapi berbagai rintangan sebelum akhirnya kembali ke jalan yang benar.

Chandra menilai kegiatan seni budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada satu pertunjukan. Pemerintah daerah, kata dia, membutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk menjaga keberadaan seni tradisi di Kabupaten Pati.

“Acara-acara seperti ini harus kita dukung. Terus kita support untuk kemajuan budaya dan tradisi seni budaya Kabupaten Pati,” tegasnya.

Ia menilai keterlibatan generasi muda dalam kegiatan seni dapat menjadi salah satu cara menjaga regenerasi pelaku budaya. Karena itu, pengenalan kesenian daerah melalui lingkungan pendidikan dinilai perlu diperkuat.

Selain wayang orang, Chandra mengungkapkan rencana pertunjukan ketoprak yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati bersama anggota DPRD.

Pertunjukan tersebut direncanakan digelar pada momentum tahun baru di Alun-Alun Kabupaten Pati.

Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para pemangku kepentingan untuk ikut terlibat dalam pelestarian budaya.

Menurut Chandra, keterlibatan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dalam pertunjukan seni dapat membuat budaya semakin dekat dengan masyarakat.

Ia berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat memperkuat kecintaan warga terhadap kesenian daerah sekaligus menjaga budaya Pati agar tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |