JAKARTA, iNews.id - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, kembali erupsi dengan memuntahkan abu vulkanik setinggi 400 meter dari atas puncak kawah, Kamis (9/7/2026) sore WIB. Hingga kini, gunung aktif tersebut masih berstatus Siaga atau Level III.
"Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Kamis, 09 Juli 2026, pukul 16:46 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 400 m di atas puncak (± 557 m di atas permukaan laut).," tulis Badan Geologi.
Baca Juga
Gunung Anak Krakatau Berstatus Level III Siaga, PVMBG Larang Aktivitas Radius 3 Km
Berdasarkan laporan petugas pengamatan Gunung Api Deny Mardiono, kolom abu erupsi teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal mengarah ke barat laut.
Erupsi tersebut juga terekam melalui alat seismograf dengan amplitudo maksimum 53 milimeter. Durasi letusan tercatat berlangsung selama 34 detik.
Baca Juga
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Sempat Tenang sejak 2024
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat, wisatawan, pengunjung, maupun pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan aktivitas gunung api.
Editor: Kastolani Marzuki
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































