Hadapi Musim Kemarau, Boyolali Perkuat Layanan Damkar di Wilayah Utara

1 day ago 8

Boyolali, infojateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali memperkuat pelayanan penanganan kebakaran di wilayah utara dengan meresmikan Gedung Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Wonosegoro, Kamis (30/7/2026).

Pos Damkar tersebut diharapkan mempercepat respons petugas dalam menangani kebakaran maupun berbagai kondisi darurat yang terjadi di wilayah Boyolali bagian utara.

Gedung yang dibangun dengan anggaran Rp312,86 juta itu akan melayani lima kecamatan, yakni Wonosegoro, Wonosamodro, Karanggede, Kemusu, dan Juwangi.

Bupati Boyolali Agus Irawan mengatakan keberadaan Pos Damkar Wonosegoro akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi potensi kebakaran lahan yang meningkat saat musim kemarau.

“Kehadiran teman-teman semuanya nanti diharapkan banyak memberikan solusi permasalahan-permasalahan di daerah utara,” kata Agus saat meresmikan Pos Damkar Wonosegoro.

Ia meminta personel Damkar tidak hanya fokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat serta memperkuat koordinasi dengan camat dan kepala desa.

Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar berbagai persoalan masyarakat di wilayah utara dapat ditangani lebih cepat.

Dibangun dengan Anggaran Rp312 Juta

Pembangunan Gedung Pos Damkar Wonosegoro berlangsung selama 90 hari, mulai 21 Juli hingga 18 Oktober 2025. Pembangunan gedung tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp312.865.000.

Camat Wonosegoro Ragil Pambudi mengapresiasi pembangunan Pos Damkar tersebut. Menurutnya, keberadaan pos baru akan memperkuat pelayanan publik karena tugas petugas Damkar tidak hanya berkaitan dengan kebakaran.

“Petugas Damkar tidak hanya mengatasi kebakaran saja, namun banyak pelayanan lain seperti hewan dan berbagai keluhan masyarakat lainnya,” kata Ragil.

Ia berharap keberadaan Pos Damkar dapat membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat dan responsif.

“Semoga keberadaan Pos Damkar ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, dan tentunya dalam rangka peningkatan pelayanan publik yang responsif juga lebih cepat,” ujarnya.

Bupati Tinjau RTLH dan Salurkan Air Bersih

Sebelum meresmikan Pos Damkar, Bupati Agus juga meninjau pembangunan dua rumah warga penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Karangjati, Kecamatan Wonosegoro.

Usai peresmian, Agus kemudian menyerahkan bantuan air bersih kepada sejumlah desa yang terdampak kekeringan.

Bantuan tersebut berasal dari BPBD Kabupaten Boyolali, PUDAM Tirta Ampera Boyolali, serta Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Boyolali.

Pada Kamis (30/7/2026), total bantuan yang disalurkan mencapai 18 tangki.

Rinciannya, lima tangki untuk Desa Kauman, enam tangki untuk Desa Bojong, dan dua tangki untuk Desa Guwo, seluruhnya di Kecamatan Wonosegoro.

Bantuan juga disalurkan ke Desa Krobokan dan Ngaren di Kecamatan Juwangi serta Desa Cluntang di Kecamatan Musuk.(eko/redaksi)  

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |