PARIS, iNews.id - Hinaan bernada rasis yang dilontarkan anggota parlemen Paraguay, Celeste Amarilla, terhadap bintang timnas PrancisKylian Mbappe berbuntut panjang. Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengajukan tuntutan pidana terhadap Amarilla karena dinilai menyampaikan pernyataan yang bersifat kriminal dan tidak dapat diterima.
FFF menyatakan, kasus tersebut telah dilaporkan ke kantor kejaksaan agar diproses secara hukum. Federasi menilai komentar Amarilla bukan sekadar kritik terhadap seorang pesepak bola, melainkan ujaran rasis yang melanggar hukum.
Baca Juga
Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan
"Pernyataan ini bersifat kriminal dan tercela. Pernyataan ini harus dituntut di sini seperti di tempat lain. FFF melaporkan masalah ini ke kantor kejaksaan dengan tujuan untuk proses hukum," demikian bunyi pernyataan FFF, dikutip dari Reuters, Rabu (8/7/2026).
Kontroversi itu bermula setelah Prancis menyingkirkan Paraguay dengan skor 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Sabtu (4/7/2026). Gol kemenangan Les Bleus dicetak Mbappe melalui tendangan penalti dalam pertandingan di Stadion Philadelphia, yang memastikan langkah Prancis ke perempat final.
Baca Juga
Kylian Mbappe Balas Ejekan Rasis Anggota Parlemen Paraguay: Wanita Hina!
Usai pertandingan, Amarilla mengunggah komentar rasisme di media sosial X. Dia menyebut Mbappe sebagai "orang Kamerun terjajah, yang mati-matian berusaha menyamar sebagai orang Prancis". Amarilla juga menghina Mbappe sebagai "orang kasar" yang belum bisa menulis serta mengatakan para pemain Paraguay seharusnya menampar sang penyerang setelah laga berakhir.


















































