Rembang, infojateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang memberikan apresiasi tinggi terhadap peran vital para bidan dalam mendongkrak derajat kesehatan masyarakat.
Bidan dinilai menjadi garda terdepan sekaligus ujung tombak dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), hingga percepatan penurunan angka stunting.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rembang, dr. Ali Syofii, saat menghadiri lomba paduan suara dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Rembang di Pendapa Museum RA Kartini, Rabu (24/6/2026).
Menurut dr. Ali, kerja keras para bidan dalam dua tahun terakhir telah membuahkan hasil yang sangat signifikan bagi sektor kesehatan di Rembang.
“Peran bidan sangat besar dalam menurunkan AKI, AKB, dan stunting. Dalam dua tahun terakhir, AKI dan AKB menunjukkan tren yang semakin baik. Jika lima tahun lalu angka kematian ibu masih di atas 10 kasus, pada tahun 2025 tercatat hanya lima kasus, terendah sepanjang sejarah Kabupaten Rembang,” terang Ali.
Selain rekor terendah pada angka kematian ibu, kasus kematian bayi di Kabupaten Rembang juga menunjukkan tren positif dengan terus menurun hingga di bawah 100 kasus per tahun.
Keberhasilan ini juga linier dengan penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Rembang. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, angka stunting Rembang berada di 15,8 persen, dan saat ini berhasil ditekan hingga menyentuh angka 12,8 persen.
“Penurunan ini harus terus kita dorong. Anak-anak yang terbebas dari stunting akan tumbuh lebih optimal, dan menjadi generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Selain fokus pada penurunan stunting, pihaknya juga terus mendorong penguatan layanan kesehatan primer melalui optimalisasi peran Posyandu.
Dalam program tersebut, Ikatan Bidan Indonesia diharapkan dapat terus berkontribusi, melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme anggotanya.
Peran bidan juga diharapkan semakin kuat dalam mendukung program eliminasi tuberkulosis (TBC), serta pelaksanaan layanan Cek Kesehatan Gratis di masyarakat.
Sementara itu, Ketua IBI Kabupaten Rembang, Sri Sulastri mengatakan, peringatan HUT ke-75 IBI diisi dengan berbagai kegiatan, seperti bakti sosial pelayanan keluarga berencana (KB), anjangsana kepada bidan purna tugas, hingga lomba paduan suara.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang peringatan, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas dan semangat pengabdian para bidan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan kembali makna pengabdian bidan, sebagaimana tertuang dalam Mars IBI. Bidan bekerja dengan tulus dan menjadi garda terdepan, dalam penanganan AKI, AKB, serta berperan dalam seluruh siklus kehidupan manusia,” ungkapnya. (eko/redaksi)

6 hours ago
5

















































