IJTI Muria Raya Perkuat Profesionalisme dan Kebersamaan Lewat Kemah Jurnalistik

2 days ago 9

Pati, infojateng.idPuluhan jurnalis televisi dari kawasan Muria Raya dan sekitarnya berkumpul di Agro Jollong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026).

Sekitar 50 anggota Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dari Pati, Kudus, Jepara, Rembang, Blora, Grobogan, hingga perwakilan Demak dan Semarang mengikuti Kemah Jurnalistik dalam rangka Bulan Jurnalisme sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 IJTI.

Mengusung tema “Beyond Journalism”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum refleksi terhadap perkembangan dunia jurnalistik, tetapi juga menjadi ruang memperkuat silaturahmi dan solidaritas antaranggota IJTI.

Kegiatan dibuka oleh Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra melalui pemotongan nasi tumpeng. Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah, camping, serta berbagai kegiatan hiburan.

Media Dinilai Mitra Strategis Pemerintah

Chandra menegaskan media merupakan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Menurutnya, kritik yang disampaikan secara objektif menjadi bagian penting dari kontrol sosial sekaligus bahan evaluasi pemerintah.

“Media adalah jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, kritik yang objektif sangat dibutuhkan sebagai bagian dari kontrol sosial,” ujar Chandra disela-sela acara.

Ia juga mendorong insan pers ikut mengenalkan berbagai potensi Kabupaten Pati, mulai dari pertanian, perikanan, UMKM, industri kreatif, pendidikan, budaya, pariwisata hingga inovasi pelayanan publik.

“Harapan kami, media dapat terus menyebarluaskan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Pati,” katanya.

Chandra juga berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan insan media terus ditingkatkan.

“Semoga kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara pemerintah daerah dengan insan media, termasuk IJTI, dapat terus ditingkatkan,” tuturnya.

Jadi Ruang Rehat dari Rutinitas Peliputan

Ketua Panitia Kemah Jurnalistik, Abdul Rohim, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan konsep yang berbeda untuk memberikan ruang bagi jurnalis beristirahat sejenak dari rutinitas peliputan sekaligus memperkuat hubungan antarsesama anggota.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, sekaligus memberikan ruang bagi teman-teman jurnalis untuk saling bertukar pengalaman,” kata Rohim.

Ia berharap kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat menjadi energi positif bagi para jurnalis dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Beyond Journalism Jadi Pengingat Profesionalisme

Sementara itu, Ketua IJTI Korda Muria Raya, Ihwan Miftakhudin, menilai momentum HUT ke-28 menjadi pengingat bagi jurnalis untuk terus meningkatkan profesionalisme di tengah perubahan ekosistem media yang semakin cepat.

Menurutnya, tema Beyond Journalism memiliki makna bahwa tugas jurnalis tidak berhenti pada kemampuan menyampaikan informasi kepada publik.

“Profesionalisme, kemampuan beradaptasi, menjaga independensi, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik harus terus diperkuat,” tegas Ihwan.

Menurut dia, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi membuat tantangan jurnalis semakin kompleks. Karena itu, peningkatan kapasitas sekaligus solidaritas antarjurnalis dinilai menjadi kebutuhan penting.

“Kami berharap IJTI semakin solid dan anggotanya terus meningkatkan kualitas, sehingga karya jurnalistik yang dihasilkan tetap kredibel, berimbang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Kemah Jurnalistik kemudian ditutup dengan suasana keakraban. Para peserta menikmati kawasan Jollong sembari memperkuat jejaring dan semangat bersama untuk menjaga kualitas jurnalistik di tengah perubahan zaman. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |