TEHERAN, iNews.id - Iran mengulangi peringatan kepada negara-negara Teluk untuk tidak membantu Amerika Serikat (AS) dan Israel dalam menyerang negaranya. Ancaman itu disampaikan meski tak ada lagi aksi saling serang Iran dan AS sejak beberapa pekan terakhir.
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Ali Abdollahi mengancam, negara-negara yang memberikan bantuan kepada militer AS harus menanggung akibatnya.
Baca Juga
Diserang Iran, Uni Emirat Arab Hentikan Kerja Sama Perdagangan Tanpa Batas Waktu
Dalam posting-an di media sosial X, Abdollahi mengatakan negara-negara di pantai selatan Teluk harus memahami bahwa Iran terus memantau perkembangan.
"Tak ada yang luput dari pengawasan kami," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (18/8/2026).
Baca Juga
Trump: Tak Ada Perundingan dengan Iran
Dia melanjutkan, kehadiran sejumlah besar pesawat militer AS, khususnya pesawat tanker pengisian bahan bakar udara, di pangkalan-pangkalan militer seluruh wilayah, tidak mungkin terjadi tanpa sepengetahuan negara-negara tuan rumah.
"Kami memperingatkan, setiap bantuan atau memfasilitasi militer AS agresor, akan dianggap sebagai partisipasi bersama pasukan AS," kata Abdollahi.
Baca Juga
Trump Posting Gambar Peta Selat Hormuz Milik AS, Iran: Mengkhayal
Selain negara Teluk, Iran bersama kelompok proksinya telah menyerang pangkalan militer AS di Yordania dan Irak. Serangan ke Yordania pada Juli disebut menghancurkan beberapa pesawat dan drone militer AS, di samping merenggut korban jiwa.
Editor: Anton Suhartono
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































