BISHEK, iNews.id - Iran memuji dukungan Rusia kepada negaranya atas perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang sedang berlangsung. Perang terbaru AS melawan Iran pecah pada 7 Juli setelah kedua negara sempat menyepakati gencatan senjata sejak 17 Juni.
Pujian itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Mnelu) Iran Abbas Araghchi kepada mitranya dari Rusia, Sergei Lavrov, saat keduanya bertemu di sela pertemuan Organisasi Kerja Sama Shanghai di Kirgistan, Jumat (24/7/2026).
Baca Juga
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Araghchi mengatakan kepada Lavrov bahwa AS telah melanggar janji dalam kesepakatan gencatan senjata serta melakukan kejahatan terhadap Iran.
"(Araghchi menyambut baik) Sikap dan prinsip Rusia dalam mengutuk keras agresi militer (AS dan Israel terhadap Iran)," demikian dilaporkan kantor berita IRNA, merujuk pada pertemuan tersebut.
Baca Juga
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Araghchi juga menekankan keseriusan Iran dalam menyelesaikan konflik dengan AS melalui diplomasi, namun tetap berkomitmen membela kepentingan dan keamanan nasional. Iran juga akan mencegah AS menyalahgunakan Selat Hormuz untuk digunakan mengancam keamanan nasional Iran.
Sementara itu Lavrov memberi jaminan kepada Iran untuk membantu apa pun yang dibutuhkan.
Baca Juga
Trump: Iran Serius Ingin Negosiasi Lagi, Tunda Serangan Besar-besaran
"Kesiapan Rusia untuk memberikan bantuan apa pun (dalam menciptakan) mekanisme keamanan, yang bergantung terhadap negara-negara di kawasan," ujarnya.
Editor: Anton Suhartono
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































