Iran Tepis Diajak Gabung Pakta Pertahanan Makkah, Ini Faktanya

2 hours ago 2

TEHERAN, iNews.id - Iran menepis laporan media massa Al Mayadeen yang menyebut pemerintah mendapat undangan untuk bergabung dalam Pakta Pertahanan Makkah, aliansi beranggotakan Arab Saudi, Turki, dan Pakistan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmail Baghaei menegaskan Iran belum mendapat undangan secara resmi. Meski demikian, pihaknya telah menerima proposal untuk berdialog dengan tiga negara anggota, membahas berbagai isu keamanan regional.

Netanyahu Waswas Anaknya Jadi Target Pembunuhan Iran

Baca Juga

Netanyahu Waswas Anaknya Jadi Target Pembunuhan Iran

"Kami belum mendapat undangan resmi, namun proposal telah diajukan untuk dialog dengan negara-negara tersebut mengenai masalah yang berkaitan dengan keamanan bersama di kawasan," kata Baghaei, dalam konferensi pers di Teheran, Senin (24/8/2026).

Dalam kesempatan terpisah, Baghaei menegaskan Iran tidak punya alasan untuk menuduh pakta pertahanan tersebut dibentuk untuk melawan negaranya. Seperti diketahui, konflik Iran melawan Amerika Serikat dan Israel turut melibatkan negara Teluk karena keberadaan pangkalan-pangkalan militer AS di sana. 

Iran Diundang Gabung Aliansi Pakta Pertahanan Makkah oleh Turki Cs?

Baca Juga

Iran Diundang Gabung Aliansi Pakta Pertahanan Makkah oleh Turki Cs?

Iran membalas serangan AS dengan menargetkan pangkalan militer tersebut, bahkan kapal tanker dan kilang minyak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |