JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mendapatkan informasi terkait lima orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon manajer program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia saat mengikuti Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil).
“Ya sudah, Pak Presiden mengikuti (informasi),” ucap Juri kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Baca Juga
5 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Pigai Desak Investigasi dan Evaluasi
Juri memastikan, Kementerian Pertahanan (Kemhan) telah menyampaikan kronologi terkait meninggalnya lima orang calon manajer Kopdes.
Bahkan, Kemhan disebut telah mengambil beberapa langkah yang diambil di antaranya menyampaikan bela sungkawa, perbaikan di dalam proses pendidikan, dan pelatihan Manajer Koperasi Merah Putih.
Baca Juga
5 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Kemhan Beri Santunan Rp50 Juta
“Dan tentu saja masukan dari masyarakat, dari berbagai pihak untuk peristiwa itu tentu didengar oleh pemerintah, diperhatikan, dan itu menjadi bahan untuk mengevaluasi supaya proses pelatihan ini menjadi lebih apa namanya, menjadi lebih baik gitu,” kata dia.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































