Jarbuarong Lantang Suarakan Kerusakan Bawah Laut di Cirebon

3 days ago 9

Jepara, infojateng.id – Jeger Tong beringas menyedot pasir laut. Akibatnya ekosistem bawah laut porak poranda. Terumbu karang sebagai rumah ikan pun luluh lantak.

Ikan yang paling merasakan dampak kerakusan Jeger Tong salah satunya adalah Jarbuarong. Tidak hanya kehilangan rumah, Jarbuarong juga kehilangan anggota keluarganya.

Lantas, Jarbuarong pun hengkang dari kampung halaman dalam kondisi tak berdaya. Jarbuarongan terombang-ambing terbawa arus laut.

Kehidupan bawah laut tak hanya terusik ulah Jager Tong. Legenda makluk buas, tuan Bongkeng, yang muncul ke permukaan pun mengusik keceriaan Silago dan Barbaron.

Tuang Bongkeng yang tak pernah kenyang, semena-mena memerintah Silago dan Barbaron berburu Petrojeli, makanan utama Taun Bongkeng.

Namun Silago bersama Barbaron kompak untuk melakukan perlawanan. Mereka tak mau lagi berburu Petrojeli.

Di tengah aksi mangkir berburu Petrojeli, Silago dan Barbaron bersua Jarbuarong.

Ya, itulah sepenggal kisah lakon yang ditampilkan Teater Lentera dari Kabupaten Jepara. Cerita berjudul Jarbuarong itu telah dipentaskan di Gedung Kesenian Nyimas Rarasantang Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (4/7/2026).

Sutradara pementasan sekaligus penulis lakon Jarbuarong, Maseko BS, menyampaikan cerita Jarbuarong adalah ihtiar mengajak masyarakat untuk memperhatikan kondisi alam, terutama bawah laut.

Aktivitas penambangan pasir dan sampah laut dapat menggangu keseimbangan kehidupan kolini ikan dan hewan lainnya seperti terumbu karang.

“Penggarapan pementasan kali ini menggunakan pendekatan teater fantasi. Harapannya pertunjukan dapat dinikmati semua kalangan usia, karena kami membawa misi pelestarian lingkungan dan laut,” ujar Maseko usai pementasan.

Agar misi tersampaikan, sutradara tak hanya mengandalakan pendekatan penggarapan tetaer fantasi, tapi juga mengemas pementasan secara komunikatif. Penonton tidak hanya duduk di bangku penonton, tapi juga terlibat langsung dalam pementasan di atas panggung.

“Penonton kami beri ruang pentas bareng di panggung pada adegannya Jarbuarong, Silago dan Barboron menyusun rencana dan strategi menghadapi Jager Tong dan tuan Bongkeng,” ungkapnya.

Sementara itu, Pimpinan Produksi Rhobi Shani menjelaskan, sebelum tampil di Cirebon, lakon Jarbuarong telah dipentaskan di Kabupaten Blora dan Banyumas sebagai bagian dari rangkaian pentas keliling.

Tak hanya menghadirkan pertunjukan teater, rombongan Teater Lentera juga membuka lapak buku sastra dan teater di setiap kota yang disinggahi sebagai upaya memperluas literasi seni kepada masyarakat.

“Pentas keliling kali ini kami tidak hanya datang untuk pentas, tetapi juga menghadirkan lapak buku-buku sastra dan teater,” ujar Rhobi.

Ia menambahkan, pentas keliling ini mendapat dukungan dari Bakti Budaya Djarum Foundation. Pentas keliling ke berbagai daerah juga telah menjadi agenda rutin Teater Lentera Jepara setiap tahun sebagai upaya memperluas apresiasi seni sekaligus menyampaikan pesan-pesan sosial melalui pertunjukan teater. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |