MIMIKA, iNews.id - Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak menegaskan akan memburu seluruh pelaku pembunuhan di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Polisi tidak akan memberikan toleransi terhadap pihak yang terbukti terlibat.
Korban berinisial JW, warga kelompok Dang, ditemukan meninggal dunia di Jalan Maleo atau kawasan Jembatan Kayu, perbatasan wilayah kelompok Dang dan Niwigalen, Sabtu (1/8/2026) malam.
Baca Juga
Warga Mimika Tewas Dibunuh di Kwamki Narama, Puluhan Panah Tertancap di Tubuhnya
Berdasarkan informasi awal kepolisian, korban diduga berada dalam pengaruh alkohol dan membawa sebilah parang ketika mendatangi wilayah kelompok Niwigalen. Korban kemudian diduga diserang menggunakan anak panah oleh warga dari kelompok tersebut.
Identitas pelaku hingga kini masih dalam penyelidikan. Polisi terus mengumpulkan barang bukti dan keterangan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat.
Baca Juga
Konflik di Kwamki Narama, 11 Tahanan Dibebaskan Lewat Restorative Justice
“Saya tidak negosiasi-negosiasi. Saya akan tangkap pelakunya. Saya tidak ada toleransi masalah pembunuhan. Tidak ada alasan begitu,” ujar Alredo saat jumpa pers di Mako Polres Mimika, Mile 32, Minggu (2/8/2026).
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































