Mentan Amran Tegaskan Sikat Habis Mafia Beras Fortifikasi, Targetkan Rampung 2 Pekan

4 hours ago 2

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan akan menyikat habis mafia beras fortifikasi dalam satu hingga dua pekan ke depan. Langkah ini menyusul temuan dugaan penyimpangan dalam peredaran beras fortifikasi.

"Satu sampai dua minggu ke depan kami akan menuntaskan mafia beras. Ini perintah langsung Bapak Presiden,” ucap Amran dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Mentan Amran Ungkap 4 Grup Perusahaan Diduga Manipulasi Mutu Beras, Rugikan Konsumen Rp98 Triliun

Baca Juga

Mentan Amran Ungkap 4 Grup Perusahaan Diduga Manipulasi Mutu Beras, Rugikan Konsumen Rp98 Triliun

Amran menambahkan, hasil pemeriksaan sementara menemukan indikasi beras biasa dipasarkan sebagai beras fortifikasi dengan harga mencapai Rp42.000 per kilogram (kg). Padahal, beras fortifikasi seharusnya mengandung tambahan vitamin dan mineral untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Namun, praktik tersebut bukan hanya merupakan pelanggaran dalam perdagangan, tetapi juga merugikan masyarakat karena menghilangkan hak konsumen untuk memperoleh produk sesuai standar.

Mentan Ungkap Praktik Curang Perusahaan Beras Raup Rp2 Triliun per Bulan, Begini Modusnya

Baca Juga

Mentan Ungkap Praktik Curang Perusahaan Beras Raup Rp2 Triliun per Bulan, Begini Modusnya

“Ini terlalu kejam. Beras biasa dijual sebagai beras fortifikasi, sehingga selisih harganya bisa mencapai Rp20.000 sampai Rp30.000 per kilogram. Ini mengambil hak rakyat dan tidak manusiawi,” kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |