Kisah Pemuda Drop Out SMA Kini Jadi Miliarder Termuda Eropa Berkat Chip AI

6 days ago 9

LONDON, iNews.id - James Dacombe menjadi miliarder yang membangun usaha sendiri termuda di Eropa pada usia 25 tahun. Hal ini terjadi setelah perusahaan chip kecerdasan buatan (AI) yang didirikannya, Olix, memperoleh pendanaan dengan valuasi 3,3 miliar dolar AS atau setara Rp58,91 triliun (kurs Rp17.854 per dolar AS).

Melansir Forbes, Dacombe mendirikan perusahaan pemantauan otak CoMind pada 2017 setelah memutuskan drop out atau keluar dari sekolah menengah atas (SMA). Empat tahun kemudian, dia kembali memilih jalur berbeda dengan mengikuti program Thiel Fellowship dan tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Kekayaan Elon Musk Lampaui PDB 5 Negara Afrika, Begini Perbandingannya

Baca Juga

Kekayaan Elon Musk Lampaui PDB 5 Negara Afrika, Begini Perbandingannya

Kini, kekayaannya melonjak berkat Olix, perusahaan pembuat chip AI yang baru berusia dua tahun. Selain kepemilikannya di Olix, Dacombe juga masih memiliki saham di CoMind yang dijalankannya secara terpisah.

Valuasi Olix Naik 3 Kali Lipat

Olix didirikan Dacombe di London pada 2024. Dalam waktu hanya enam bulan, valuasi perusahaan tersebut meningkat tiga kali lipat menjadi 3,3 miliar dolar AS pada awal Agustus 2026.

Sosok Jeff Bezos, Orang Terkaya Ketiga di Dunia yang Selangkah Lagi Jadi Pemilik Liverpool

Baca Juga

Sosok Jeff Bezos, Orang Terkaya Ketiga di Dunia yang Selangkah Lagi Jadi Pemilik Liverpool

Kenaikan tersebut terjadi setelah Olix memperoleh pendanaan sebesar 312 juta dolar AS atau setara Rp5,57 triliun dari sejumlah investor.

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |