BOGOTA, iNews.id - Kolombia mengakui klaim kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan dari Suriah. Pengakuan itu disampaikan hanya beberapa hari setelah Presiden sayap kanan Abelardo de la Espriella dilantik.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Kolombia menyampaikan pengumuman tersebut, Senin (10/8/2026), menjadikannya negara kedua setelah Amerika Serikat (AS) yang mengakui pencaplokan Israel atas wilayah itu. AS mengakui klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan pada 2019 saat Donald Trump menjabat presiden periode pertama.
Baca Juga
Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati
"Pemerintah Kolombia mengakui kedaulatan Israel atas wilayah ini, serta hak negara tersebut untuk melindungi diri dari ancaman eksternal," bunyi pernyataan Kemlu Kolombia, di media sosial X.
Disebutkan, mempertahankan kendali dan kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan merupakan komponen penting bagi pertahanan nasional negara Yahudi itu.
Baca Juga
Kacau! Netanyahu Masuki Wilayah Suriah Temui Tentara Israel
Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gideon Saar mengucapkan terima kasih serta menyebut Presiden De la Espriella sebagai sahabat baiik. Dia mengatakan pengakuan itu sebagai momen bersejarah bagi Israel.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































