DAMASKUS, iNews.id - Pemerintah Suriah mengecam keras langkah Kolombia yang mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai milik Israel. Suriah menyebut langkah tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional dan resolusi PBB.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Suriah mengutuk deklarasi Kolombia yang diumumkan pada Senin (10/8/2026), yang isinya mengakui kedaulatan Israel atas Golan.
Baca Juga
Kolombia Akui Dataran Tinggi Golan Suriah Milik Israel
Israel berdalih berhak merebut Dataran Tinggi Golan atas alasan keamanan padahal jelas-jelas melanggar hukum internasional.
Kemlu Suriah menegaskan, Dataran Tinggi Golan merupakan bagian tak terpisahkan dari Suriah seraya menyebut sikap Kolombia melanggar Piagam PBB, prinsip ketidakabsahan perolehan wilayah melalui kekerasan, serta Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 497 Tahun 1981.
Baca Juga
Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli
Selain itu Suriah merujuk pada sikap Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres yang menegaskan Golan adalah wilayah Suriah dan PBB mengakuinya sebagai bagian dari Suriah.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































