MANCHESTER, iNews.id – Erling Haaland gagal menjadi kandidat utama kapten Manchester City karena alasan yang tidak biasa dari pelatih baru Enzo Maresca. Meski menjadi mesin gol utama The Citizens sejak datang pada 2022, Maresca justru khawatir peran kapten bisa mengganggu fokus pemain asal Norwegia tersebut.
Man City tengah mencari kapten baru setelah Bernardo Silva meninggalkan klub pada musim panas ini. Beberapa nama masuk dalam kandidat, termasuk Haaland, Ruben Dias, Rodri, dan Phil Foden.
Baca Juga
Barcelona Naikkan Tawaran, Transfer Rodri dari Man City Masuki Tahap Krusial
Haaland sebenarnya memiliki modal kuat untuk mengenakan ban kapten. Sejak bergabung dengan Man City, pemain berusia 26 tahun itu sudah mencetak 162 gol dan membantu klub meraih sembilan trofi, termasuk tiga gelar Premier League dan Liga Champions 2023.
Namun, kontribusi luar biasa di depan gawang justru menjadi pertimbangan berbeda bagi Maresca. Pelatih asal Italia itu memiliki aturan khusus mengenai peran kapten saat pertandingan berlangsung.
Baca Juga
Bintang Muda Maroko di Piala Dunia 2026 Pilih Man City, MU Gigit Jari
Maresca menjelaskan, saat masih menangani Leicester City dan Chelsea, dia meminta kapten untuk mendatangi bangku cadangan setiap kali tim mencetak gol agar bisa menerima instruksi. Aturan tersebut menurutnya sulit diterapkan jika Haaland menjadi kapten.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































