Batang, infojateng.id – Menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Batang bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batang menyalurkan santunan kepada 1.400 anak yatim dan penyandang disabilitas.
Bantuan tersebut terlaksana berkat konsistensi para muzakki maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kemenag maupun Pemkab Batang menyisihkan sebagian rezekinya, bagi para yatim yang termasuk dalam delapan asnaf penerima zakat.
Wakil Ketua Bidang Keuangan dan Pelaporan Baznas Batang, Slamet Siswadi menerangkan, sebanyak Rp350 juta yang terkumpul melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), disalurkam kepada 1.400 anak yatim dan disabilitas se-Kabupaten Batang.
“Penerima santunan ini difokuskan pada siswa/siswi SD/MI ditambah RA/TK, dengan besaran Rp250 ribu tiap anaknya, untuk membantu memudahkan para yatim memenuhi kebutuhannya,” kata Slamet, usai menyerahkan santunan di Aula Kantor Kemenag Batang, Kabupaten Batang, Kamis (25/6/2026).
Ia mengapresiasi meningkatnya kesadaran ASN dalam menunaikan zakat melalui UPZ. Pada 2025, penghimpunan zakat dari ASN Pemerintah Kabupaten Batang dan Kemenag mencapai Rp3,7 miliar. Sementara hingga Juni 2026, zakat dari ASN Kemenag telah terkumpul sekitar Rp1,3 miliar.
“Alhamdulillah kesadaran berzakat ASN Kemenag sudah mencapai 99 persen. Kami berharap ASN Pemda yang belum menyalurkan zakat melalui UPZ dapat ikut berpartisipasi karena kesempatan berzakat masih terbuka lebar,” katanya.
Untuk meningkatkan kesadaran berzakat khususnya para ASN Pemda, Baznas secara konsisten menyosialisasikan di berbagai momentum. Alhamdulillah untuk kesadaran berzakat para ASN Kemenag sudah 99 persen, tapi untuk ASN Pemda tetap dinanti menyalurkan zakatnya ke UPZ,” jelasnya.
Ia mengharapkan, seluruh ASN dan para muzakki menyalurkan zakatnya ke UPZ, agar target Rp5,5 miliar tercapai. Selain itu, Baznas juga memiliki sarana untuk mentasarufkan zakat baik konsumtif maupun produktif.
“Ada berbagai pelatihan, pemberian modal usaha bagi pelaku UMKM, hingga pemberian bantuan pendidikan yang berfokus membantu siswa kurang mampu,” ungkapnya.
Sementara itu, Penyelenggara Zakat Wakaf Kantor Kemenag Batang, Eko Yuni Ariyanto mengapresiasi sinergi yang telah terbangun baik antara ASN Kemenag dan Baznas dalam penyaluran zakat.
“Momentum ini jadi bukti keterbukaan kami bersama Baznas menyalurkan zakat kepada yang berhak, salah satunya para yatim dan disabilitas,” ujar dia.
Kepedulian sosial tersebut merupakan bukti nyata dari 1.060 ASN yang tersebar di berbagai instansi maupun parapendidik yang bernaung di bawah Kemenag. (eko/redaksi)

4 hours ago
3

















































