JAKARTA, iNews.id - Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan pencatutan nama organisasinya dalam aksi demonstrasi di Kantor Pusat PT Agrinas Palma Nusantara (Persero). KTNA menduga aksi tersebut ditunggangi oknum massa bayaran dan bermuatan premanisme.
Ketua KTNA, Abdul Gani prihatin dengan adanya pihak yang diduga memanfaatkan nama dan kepentingan masyarakat Riau untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
Baca Juga
KTNA Nilai Kebijakan Bulog Prioritaskan Serap Beras Bisa Rugikan Petani
"Siapa pun boleh melakukan unjuk rasa atau demonstrasi, tapi yang memprihatinkan apabila ditunggangi alias dilakukan oleh oknum yang dibayar. Apalagi oknum ini sudah jelas terkait dengan premanisme yang mengatasnamakan masyarakat Riau," ujar Gani dalam siaran persnya, Rabu (2/9/2026).
Gani menyayangkan apabila nama dan kepentingan masyarakat digunakan sebagai tameng untuk menjalankan agenda tertentu.
Baca Juga
KTNA Minta Bulog Serap Gabah dan Jagung secara Maksimal
"Kami sangat menyayangkan apabila nama dan kepentingan masyarakat justru diduga digunakan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi atau kelompok," ujarnya.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































