JAKARTA, iNews.id - Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ma'ruf Amin mengungkapkan kriteria ideal Ketua Umum (Ketum) PBNU. Dia menegaskan Ketum PBNU selanjutnya harus mampu melakukan perbaikan hingga mendamaikan kekuatan.
"Saya yang penting dia punya kemampuan melakukan perbaikan, mendamaikan kekuatan, melakukan perbaikan, mengembalikan pada pada jalurnya," ujar Ma'ruf saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).
Baca Juga
Muktamar ke-35 NU, Menteri Agama hingga Tokoh Pesantren Ramaikan Bursa Ketum PBNU
Bila tak ada nilai-nilai tersebut, Ma'ruf pesimistis PBNU melangkah ke arah yang lebih baik.
Baca Juga
Jelang Muktamar ke-35 NU, PWNU Jatim Usung Gus Kikin jadi Calon Ketua Umum PBNU
"Kalau tidak punya kemampuan, tidak akan membawa perbaikan pada NU," katanya.
Saat disinggung perihal figur tertentu, Ma'ruf enggan mengungkapkan dukungannya. Menurutnya, tak perlu melihat figur calon pemimpin PBNU, melainkan kapasitas.
Baca Juga
KH Zulfa Mustofa Buka Suara Namanya Masuk Bursa Ketum PBNU
"Nama itu, itu kita tidak bisa, kita lihat kemampuannya," ujar Ma'ruf.
Diketahui, Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026.
Baca Juga
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Iran
Acara puncak organisasi Islam terbesar di Indonesia ini akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Editor: Rizky Agustian
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































