Makan Terlalu Larut Malam Picu Lonjakan Gula Darah, Ini Alasannya

5 hours ago 3

JAKARTA, iNews.id - Makan terlalu larut malam ternyata tidak hanya dapat mengganggu waktu tidur, tetapi juga berpengaruh terhadap cara tubuh mengatur kadar gula darah. Waktu makan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan metabolisme.

Dikutip dari Verywell Health, pembatasan waktu makan atau intermittent fasting dapat membantu tubuh mengatur kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Namun, manfaat tersebut juga berkaitan dengan kapan seseorang mengonsumsi makanan.

 Serangan Buntu, Timnas Indonesia U-20 Ditahan Malaysia Tanpa Gol

Baca Juga

Hasil Babak 1: Serangan Buntu, Timnas Indonesia U-20 Ditahan Malaysia Tanpa Gol

Makanan yang sama dapat memberikan respons berbeda pada tubuh ketika dikonsumsi pada waktu yang berbeda. Makan terlalu larut malam disebut dapat memicu lonjakan gula darah yang lebih tinggi dibandingkan ketika makanan yang sama dikonsumsi lebih awal pada hari yang sama.

Kondisi tersebut berkaitan dengan ritme sirkadian, yaitu sistem biologis yang mengatur berbagai fungsi tubuh dalam siklus sekitar 24 jam. Metabolisme tubuh juga mengikuti ritme tersebut sehingga respons terhadap makanan dapat berubah sepanjang hari.

Bukan Cuma Turunkan Berat Badan, Intermittent Fasting Bisa Perlambat Penuaan Otak

Baca Juga

Bukan Cuma Turunkan Berat Badan, Intermittent Fasting Bisa Perlambat Penuaan Otak

Pada malam hari, tubuh secara alami mulai bersiap untuk beristirahat. Aktivitas metabolisme dan respons insulin dapat berbeda dibandingkan pada siang hari.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |