Boyolali, infojateng.id – Bupati Boyolali Agus Irawan meresmikan sejumlah fasilitas hasil revitalisasi Pasar Rakyat Kacangan, Kecamatan Andong, Selasa (8/9/2026).
Peresmian dilakukan di Rest Area Pasar Rakyat Kacangan. Sejumlah fasilitas yang diresmikan meliputi gapura, jalur jalan masuk dan keluar, pengaspalan jalan, tamanisasi, serta pos keamanan pasar.
Revitalisasi tersebut merupakan hasil inisiatif Paguyuban Pedagang Pasar Rakyat (P3R) Kacangan yang bekerja sama dengan Koperasi Pedagang Pasar Kacangan (Koppaska), Puskesmas Andong, dan Takmir Musala Quba’. Seluruh pembangunan dilakukan secara swadaya.
Ketua P3R Kacangan, Kamtar, mengatakan fasilitas yang dibangun nantinya akan dihibahkan kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Boyolali. Nilai aset yang diserahkan mencapai Rp142.056.980.
“Pembangunan fasilitas ini merupakan hasil swadaya dari para pedagang melalui pengelolaan parkir dan MCK,” kata Kamtar.
Selain peresmian, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pengajian dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi KH Zaidun Al Qusyairi Al Hafiz.
P3R Kacangan juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi para pedagang serta masyarakat di sekitar pasar.
Kepala Disdagperin Kabupaten Boyolali Purnawan Raharjo membenarkan adanya penyerahan aset dari P3R Kacangan.
Menurut dia, pembangunan fasilitas tersebut dibiayai dari hasil pengelolaan parkir dan MCK yang dilakukan secara mandiri oleh paguyuban pedagang.
Ia berharap tambahan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga aktivitas pedagang maupun pengunjung pasar menjadi lebih nyaman.
“Jadi tidak hanya para pedagang, tapi para pengunjung ini termasuk nanti ada kegiatan, namanya kegiatan apa pun bisa terlihat lebih nyaman nanti masuk di pasar,” ujar Purnawan.
Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan mengapresiasi inisiatif para pedagang yang turut berkontribusi meningkatkan fasilitas Pasar Rakyat Kacangan.
Menurutnya, keberadaan fasilitas baru tersebut diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung sekaligus berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan pedagang.
“Harapannya dengan penambahan fasilitas ini akan lebih bikin nyaman untuk seluruh pengunjung juga pedagang, sehingga nanti kesejahteraan para pedagang juga meningkat,” ungkap Agus.
Ia menilai kolaborasi antara paguyuban pedagang dan pemerintah menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pasar yang semakin nyaman dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. (eko/redaksi)

1 day ago
6
















































