Pemadaman Listrik Tak Ganggu SPMB Batang, Data Peserta Dipastikan Aman

18 hours ago 5

Batang, infojateng.id – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Batang tetap berjalan lancar meski sempat terdampak pemadaman listrik selama sekitar satu jam pada Selasa (23/6/2026).

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang memastikan seluruh data calon peserta didik tetap aman dan tidak mengalami kehilangan.

Kepala Disdikbud Batang, Bambang Suryantoro Sudibyo, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan panitia dan vendor aplikasi untuk memastikan keamanan data setelah terjadi gangguan listrik.

“Yang terpenting data anak tidak hilang. Alhamdulillah setelah saya tanyakan kepada panitia, data tetap aman. Demikian pula vendor aplikasi sudah dipastikan tetap bisa menyimpan data walaupun ada sedikit gangguan pada sistem,” ujarnya saat memantau pelaksanaan SPMB di SMP Negeri 1 Batang, Rabu (24/6/2026).

Menurut Bambang, proses pendaftaran yang berlangsung pada 22–24 Juni 2026 tetap berjalan sesuai jadwal. Disdikbud bersama panitia juga telah menyiapkan posko layanan untuk membantu calon peserta didik maupun orang tua yang mengalami kendala selama proses pendaftaran.

Meski demikian, pemadaman listrik sempat menimbulkan kepanikan di kalangan panitia maupun calon peserta didik yang sedang memantau hasil seleksi secara daring.

Kepala SMP Negeri 1 Batang, Mochamad Darsono, mengakui adanya kendala saat listrik padam, terutama karena banyak calon siswa dan orang tua yang masih aktif melakukan pendaftaran maupun memantau peringkat secara online.

“Semua prosesnya lancar, hanya kemarin listrik mati sehingga kami sempat agak bingung. Apalagi calon siswa masih berpacu dengan peringkat, jadi anak-anak merasakan sedikit kecemasan,” katanya.

Darsono menjelaskan, seluruh jalur penerimaan seperti afirmasi, prestasi, mutasi, dan domisili telah dimanfaatkan oleh pendaftar. Namun hingga saat ini, kuota pada jalur mutasi belum terpenuhi karena sebagian besar calon peserta didik lebih memilih mendaftar melalui jalur prestasi.

“Peserta didik memanfaatkan seluruh formasi pendaftaran mulai dari afirmasi, prestasi, mutasi, dan domisili. Yang belum terpenuhi jalur mutasi karena banyak yang memanfaatkan jalur prestasi,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang orang tua calon siswa, Nita, mengaku sempat khawatir saat terjadi pemadaman listrik. Namun, sistem pendaftaran yang sudah berbasis online membuat proses pendaftaran tetap relatif mudah dilakukan.

“Kemarin waktu mati lampu memang sempat cemas, tetapi karena sistemnya online dan tidak perlu mengunggah banyak data, sekarang tinggal memantau saja,” ungkapnya.

Meski proses pendaftaran telah selesai dilakukan, Nita mengaku masih menunggu hasil akhir seleksi dengan harapan keponakannya dapat diterima di sekolah yang dituju.

“Ini pilihan pertama, tapi karena sudah pengalaman enam kali mendaftarkan anak, ya insyaallah diberikan yang terbaik,” ujarnya.

Disdikbud Batang memastikan akan terus melakukan pemantauan hingga seluruh tahapan SPMB 2026 selesai, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi kendala teknis agar proses penerimaan peserta didik baru berjalan lancar dan transparan.(eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |